Selasa, 24 Juli 2012
Kamis, 28 Juni 2012
Prediksi Kisi Kisi UKG Online
Secara resmi belum keluar dan tentunya anda akan sulit mencari di internet (apalagi anda... wong mbah GOOGLE yang hampir serba tahu aja masih nggak bisa beri jawaban pasti koq !) namun menurut "rasan rasan" danprediksi banyak kalangan, bahan UKG Online nanti nggak seberapa jauh koq dengan Kisi Kisi yang telah dikeluarkan Kemdiknas pada saat UKK 2012 lalu, dan ini masuk akal juga... karena yang sudah sertifikasi lebih dahulu dan yang sudah "menikmati" tunjangan baik yang portofolio maupun melalui PLPG kan belum pernah merasakan "nikmatnya" UKK?
Nah untuk itulah sambil membuat prediksi siapa yang jadi juara Liga Eropa nggak ada salahnya kita buat prediksi Soal UKG Online, jika yang lalu sudah berupa bentuk soal sekarang hanya saya upload kisi kisinya.
Hanya ada syarat mutlak yang harus anda tepati saat anda akan men"download" kisi kisi tersebut! Yaitu : Jika Prediksinya salah maka anda tidak boleh marah lha wong namanya prediksi, sebaliknya jika ternyata hampir seluruhnya bener..., anda harus bersyukur, karena hanya dengan bersyukur maka Tuhan akan menambah nikmatNYA... amin!
Nah untuk itulah sambil membuat prediksi siapa yang jadi juara Liga Eropa nggak ada salahnya kita buat prediksi Soal UKG Online, jika yang lalu sudah berupa bentuk soal sekarang hanya saya upload kisi kisinya.
Hanya ada syarat mutlak yang harus anda tepati saat anda akan men"download" kisi kisi tersebut! Yaitu : Jika Prediksinya salah maka anda tidak boleh marah lha wong namanya prediksi, sebaliknya jika ternyata hampir seluruhnya bener..., anda harus bersyukur, karena hanya dengan bersyukur maka Tuhan akan menambah nikmatNYA... amin!
Link download kisi kisi UKG Online :
Selasa, 26 Juni 2012
Instrumen Penilaian Kinerja Kepala Sekolah
Diinformasikan dengan hormat bahwa Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan (PusbangTendik), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (Badan PSDMP dan PMP), Kementerian Pendidikan Nasional telah menyusun lnstrumen Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (lPK-KS).
Penilaian Kinerja Kepala Sekolah menjadi salah satu data tagihan dalam Diklat In On ln Penguatan Kemampuan Pengawas Sekolah, Instrumen tersebut diisi oleh peserta diklat pada saat pelaksanaan On The Job Learning di lapangan. lnstrumen tersebut dapat diisi langsung melalui program excel di komputer oleh pengawas sekolah (assessor).
Laporan individu disampaikan oleh peserta diklat pada waktu pelaksanaan In Service Learning 2. Untuk download Instrumen Penilaian Kinerja Kepala Sekolah dapat melalui link di bawah ini.
Senin, 25 Juni 2012
CARA PERHITUNGAN NILAI AKHIR UJIAN NASIONAL SD TAHUN 2012
Ujian Nasional sebentar lagi akan dilaksanakan. Guru, Orang Tua, dan Siswa saling mempersiapkan diri dengan fungsinya masing-masing. Guru mempersiapkan materi, siswa mempersiapkan belajarnya, sedang orang tua mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan anak.
Salah satu hal yang harus dipersiapkan dan perlu dimegerti dari ketiga unsur tersebut adalah kita harus dapat menghitung Nilai Akhir yang merupakan angka yang harus dipenuhi agar siswa dapat lulus. Berikut kami sajikan bahan untuk menghitung Nilai Akhir UN 2012.
Formula baru UN 2012 memberi pembobotan 40% untuk nilai sekolah/madrasah dan 60% untuk nilai UN. Nilai sekolah/madrasah diperoleh dari gabungan antara nilai ujian sekolah/madrasah dan nilai rata-rata rapor:
a. untuk SD/MI dan SDLB semester 7 (tujuh) sampai dengan 11 (sebelas);
b. untuk SMP/MTs, dan SMPLB semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima);
c. untuk SMA/MA dan SMALB semester 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima);
d. untuk SMK semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima);
Dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor. Nilai gabungan ini selanjutnya disebut nilai sekolah/madrasah (NS/M), yang ikut diperhitungkan dalam penentuan kelulusan UN.
Kelulusan peserta didik dalam UN ditentukan berdasarkan nilai akhir (NA), yang diperoleh dari nilai gabungan antara nilai sekolah/madrasah (NS/M) pada mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai UN (murni). Pembobotannya 40% untuk NS/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk nilai UN.
a. untuk SD/MI dan SDLB semester 7 (tujuh) sampai dengan 11 (sebelas);
b. untuk SMP/MTs, dan SMPLB semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima);
c. untuk SMA/MA dan SMALB semester 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima);
d. untuk SMK semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima);
Dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor. Nilai gabungan ini selanjutnya disebut nilai sekolah/madrasah (NS/M), yang ikut diperhitungkan dalam penentuan kelulusan UN.
Kelulusan peserta didik dalam UN ditentukan berdasarkan nilai akhir (NA), yang diperoleh dari nilai gabungan antara nilai sekolah/madrasah (NS/M) pada mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai UN (murni). Pembobotannya 40% untuk NS/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk nilai UN.
Rumus Perhitungan Nilai Ujian Sekolah (US)
Rumus Perhitungan Nilai Ujian Nasional (UN)
Untuk lebih jelasnya kami sajikan dalam bentuk tabel cara penghitungan Nilai Akhir.
Cara perhitungan NILAI AKHIR seperti di atas dapat di Download DI SINI.
Perhitungan Nilai SMA, SMP, dan MTs sebagai berikut :
Rabu, 22 Februari 2012
FOTO PERBANDINGAN SETELAH TSUNAMI VS PERBAIKAN
11
months have passed since the devastating tsunami in Japan. The natural
calamity took lives of about 16,000 people and destroyed over 310,000
buildings. Presently almost all the temporary houses are built and the
evacuation centers will soon be closed. This is how the sites of the
disaster look now compared to what was pictured right after the
tsunami.
Kamis, 29 Oktober 2009
18 Karakter Bangsa Indonesia
1. Religius : Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan selalu hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
2. Jujur : Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan dan pekerjaan.
3. Toleransi : Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
4. Disiplin : Tindakan yang menunjukan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
5. Kerja Keras : Perilaku yang menunjukan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.
6. Kreatif : Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
7. Mandiri : Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
8. Demokratis : Cara berpikir, bersikap dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
9. Rasa Ingin Tahu : Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat dan didengar.
10. Semangat Kebangsaan : Cara berpikir, bertindak dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan diri dan kelompoknya.
11. Cinta Tanah Air : Cara berpikir, bersikap dan berbuat yang menunjukan rasa kesetiaan, kepedulian dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
12. Menghargai Prestasi : Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
13. Bersahabat/Komunikatif : Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.
14. Cinta Damai : Sikap, perkataan dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.
15. Gemar membaca : Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
16. Peduli Lingkungan : Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
17. Peduli Sosial : Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
18. Tanggung-Jawab : Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
Senin, 05 Oktober 2009
Cara Mengajar yang Baik
Seperti apakah guru ideal itu? Setiap orang bisa menyodorkan daftar panjang berisi kriteria-kriteria untuk menjawab pertanyaan ini. Daftar tadi bisa jadi merujuk pada berbagai referensi—kesiapan materi, cara memperlakukan anak didik, tingkah laku, dan lain-lain—yang bisa jadi berbeda-beda bagi setiap orang.
Tapi, daripada pusing menyusun berbagai macam kriteria, mengapa tidak kita tanya saja anak-anak tentang guru yang baik menurut mereka? EENET Asia menurunkan sebuah laporan tentang guru ideal dalam pandangan anak-anak di China dan Pakistan, tetapi agaknya berlaku pula universal.
Simaklah beberapa komentar anak-anak di China.
Ibu guru Gao seperti ibu bagiku. Dia mendengar semua masalah dan keluh kesah kami serta membantu kami menyelesaikan masalah.
Guru Shan selalu melucu dalam kelas menulis kami dan membuat kami sangat tertarik dalam pelajaran itu. Tanpa saya sadari, saya jadi sangat suka menulis dan secara bertahap, saya mempelajari beberapa trik untuk menulis dengan baik.
Dia memperlakukan tiap siswa dengan setara. Dalam kebaikan hatinya, dia tidak pernah memihak. Sebagai murid, ini adalah hal yang paling berharga tentang guru… Dalam kelas guru Chen, kami merasa santai dan hidup (bersemangat). Dia selalu “tanpa sengaja” mengajukan pertanyaan atau membuat kesalahan agar kami dapat membetulkannya. Jika kami mengatakan sesuatu yang salah, tidak menyalahkan kami. Dia bahkan akan berkata sambil tersenyum: “Kesalahan Bagus! Kesalahan membantu kami menemukan masalah-masalah”. Tidak seberapa lama kemudian, bahkan siswa yang paling pemalu mau mengangkat tangan dan menjawab pertanyaannya.
Anak-anak di Pakistan berpendapat tentang guru yang baik:
Guru kami tahu nama tiap anak.
Dia menjelaskan pelajaran di papan tulis. Jika seseorang tidak paham, dia akan mendudukan anak itu disebelahnya dan menjelaskan lagi pelajaran itu.
Dia menghormati anak-anak, dia selalu memanggil mereka ‘aap’. (aap adalah bentuk sopan ‘kamu’ di Pakistan)
Guru kami selalu memperhatikan tiap anak ketika mengajar.
Paragraf terakhir pada tulisan tersebut agaknya mengena dan menggambarkan secara jelas bagaimana seharusnya seorang guru ideal:
Guru yang baik pada dasarnya adalah manusia yang baik. Mereka memiliki kepribadian penyayang, baik, hangat, sabar, tegas, luwes dalam perilaku, bekerja keras, serta berkomitmen pada pekerjaan mereka. Pusat perhatian mereka bukanlah pada buku teks atau kurikulum, tetapi pada anak! Mereka sangat menyadari beragamnya cara anak-anak belajar, perbedaan antar anak-anak dan pentingnya metode beragam untuk mendorong siswa mampu belajar. Anak-anak yang belajar dengan guru semacam itu tidak perlu lagi mengeluarkan uang tambahan untuk mengikuti les sepulang sekolah.
Sumber: http://enon.wordpress.com/2007/04/04/cara-mengajar-yang-baik/
Langganan:
Postingan (Atom)
Selasa, 24 Juli 2012
Kamis, 28 Juni 2012
Prediksi Kisi Kisi UKG Online
Secara resmi belum keluar dan tentunya anda akan sulit mencari di internet (apalagi anda... wong mbah GOOGLE yang hampir serba tahu aja masih nggak bisa beri jawaban pasti koq !) namun menurut "rasan rasan" danprediksi banyak kalangan, bahan UKG Online nanti nggak seberapa jauh koq dengan Kisi Kisi yang telah dikeluarkan Kemdiknas pada saat UKK 2012 lalu, dan ini masuk akal juga... karena yang sudah sertifikasi lebih dahulu dan yang sudah "menikmati" tunjangan baik yang portofolio maupun melalui PLPG kan belum pernah merasakan "nikmatnya" UKK?
Nah untuk itulah sambil membuat prediksi siapa yang jadi juara Liga Eropa nggak ada salahnya kita buat prediksi Soal UKG Online, jika yang lalu sudah berupa bentuk soal sekarang hanya saya upload kisi kisinya.
Hanya ada syarat mutlak yang harus anda tepati saat anda akan men"download" kisi kisi tersebut! Yaitu : Jika Prediksinya salah maka anda tidak boleh marah lha wong namanya prediksi, sebaliknya jika ternyata hampir seluruhnya bener..., anda harus bersyukur, karena hanya dengan bersyukur maka Tuhan akan menambah nikmatNYA... amin!
Nah untuk itulah sambil membuat prediksi siapa yang jadi juara Liga Eropa nggak ada salahnya kita buat prediksi Soal UKG Online, jika yang lalu sudah berupa bentuk soal sekarang hanya saya upload kisi kisinya.
Hanya ada syarat mutlak yang harus anda tepati saat anda akan men"download" kisi kisi tersebut! Yaitu : Jika Prediksinya salah maka anda tidak boleh marah lha wong namanya prediksi, sebaliknya jika ternyata hampir seluruhnya bener..., anda harus bersyukur, karena hanya dengan bersyukur maka Tuhan akan menambah nikmatNYA... amin!
Link download kisi kisi UKG Online :
Selasa, 26 Juni 2012
Instrumen Penilaian Kinerja Kepala Sekolah
Diinformasikan dengan hormat bahwa Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan (PusbangTendik), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (Badan PSDMP dan PMP), Kementerian Pendidikan Nasional telah menyusun lnstrumen Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (lPK-KS).
Penilaian Kinerja Kepala Sekolah menjadi salah satu data tagihan dalam Diklat In On ln Penguatan Kemampuan Pengawas Sekolah, Instrumen tersebut diisi oleh peserta diklat pada saat pelaksanaan On The Job Learning di lapangan. lnstrumen tersebut dapat diisi langsung melalui program excel di komputer oleh pengawas sekolah (assessor).
Laporan individu disampaikan oleh peserta diklat pada waktu pelaksanaan In Service Learning 2. Untuk download Instrumen Penilaian Kinerja Kepala Sekolah dapat melalui link di bawah ini.
Senin, 25 Juni 2012
CARA PERHITUNGAN NILAI AKHIR UJIAN NASIONAL SD TAHUN 2012
Ujian Nasional sebentar lagi akan dilaksanakan. Guru, Orang Tua, dan Siswa saling mempersiapkan diri dengan fungsinya masing-masing. Guru mempersiapkan materi, siswa mempersiapkan belajarnya, sedang orang tua mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan anak.
Salah satu hal yang harus dipersiapkan dan perlu dimegerti dari ketiga unsur tersebut adalah kita harus dapat menghitung Nilai Akhir yang merupakan angka yang harus dipenuhi agar siswa dapat lulus. Berikut kami sajikan bahan untuk menghitung Nilai Akhir UN 2012.
Formula baru UN 2012 memberi pembobotan 40% untuk nilai sekolah/madrasah dan 60% untuk nilai UN. Nilai sekolah/madrasah diperoleh dari gabungan antara nilai ujian sekolah/madrasah dan nilai rata-rata rapor:
a. untuk SD/MI dan SDLB semester 7 (tujuh) sampai dengan 11 (sebelas);
b. untuk SMP/MTs, dan SMPLB semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima);
c. untuk SMA/MA dan SMALB semester 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima);
d. untuk SMK semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima);
Dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor. Nilai gabungan ini selanjutnya disebut nilai sekolah/madrasah (NS/M), yang ikut diperhitungkan dalam penentuan kelulusan UN.
Kelulusan peserta didik dalam UN ditentukan berdasarkan nilai akhir (NA), yang diperoleh dari nilai gabungan antara nilai sekolah/madrasah (NS/M) pada mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai UN (murni). Pembobotannya 40% untuk NS/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk nilai UN.
a. untuk SD/MI dan SDLB semester 7 (tujuh) sampai dengan 11 (sebelas);
b. untuk SMP/MTs, dan SMPLB semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima);
c. untuk SMA/MA dan SMALB semester 3 (tiga) sampai dengan 5 (lima);
d. untuk SMK semester 1 (satu) sampai dengan 5 (lima);
Dengan pembobotan 60% untuk nilai US/M dan 40% untuk nilai rata-rata rapor. Nilai gabungan ini selanjutnya disebut nilai sekolah/madrasah (NS/M), yang ikut diperhitungkan dalam penentuan kelulusan UN.
Kelulusan peserta didik dalam UN ditentukan berdasarkan nilai akhir (NA), yang diperoleh dari nilai gabungan antara nilai sekolah/madrasah (NS/M) pada mata pelajaran yang diujinasionalkan dan nilai UN (murni). Pembobotannya 40% untuk NS/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk nilai UN.
Rumus Perhitungan Nilai Ujian Sekolah (US)
Rumus Perhitungan Nilai Ujian Nasional (UN)
Untuk lebih jelasnya kami sajikan dalam bentuk tabel cara penghitungan Nilai Akhir.
Cara perhitungan NILAI AKHIR seperti di atas dapat di Download DI SINI.
Perhitungan Nilai SMA, SMP, dan MTs sebagai berikut :
Rabu, 22 Februari 2012
FOTO PERBANDINGAN SETELAH TSUNAMI VS PERBAIKAN
11
months have passed since the devastating tsunami in Japan. The natural
calamity took lives of about 16,000 people and destroyed over 310,000
buildings. Presently almost all the temporary houses are built and the
evacuation centers will soon be closed. This is how the sites of the
disaster look now compared to what was pictured right after the
tsunami.
Label:
Tsunami,
Uncategories
Kamis, 29 Oktober 2009
18 Karakter Bangsa Indonesia
1. Religius : Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan selalu hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
2. Jujur : Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan dan pekerjaan.
3. Toleransi : Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
4. Disiplin : Tindakan yang menunjukan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
5. Kerja Keras : Perilaku yang menunjukan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.
6. Kreatif : Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
7. Mandiri : Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
8. Demokratis : Cara berpikir, bersikap dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
9. Rasa Ingin Tahu : Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat dan didengar.
10. Semangat Kebangsaan : Cara berpikir, bertindak dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan diri dan kelompoknya.
11. Cinta Tanah Air : Cara berpikir, bersikap dan berbuat yang menunjukan rasa kesetiaan, kepedulian dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.
12. Menghargai Prestasi : Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
13. Bersahabat/Komunikatif : Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.
14. Cinta Damai : Sikap, perkataan dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.
15. Gemar membaca : Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
16. Peduli Lingkungan : Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
17. Peduli Sosial : Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
18. Tanggung-Jawab : Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.
Senin, 05 Oktober 2009
Cara Mengajar yang Baik
Seperti apakah guru ideal itu? Setiap orang bisa menyodorkan daftar panjang berisi kriteria-kriteria untuk menjawab pertanyaan ini. Daftar tadi bisa jadi merujuk pada berbagai referensi—kesiapan materi, cara memperlakukan anak didik, tingkah laku, dan lain-lain—yang bisa jadi berbeda-beda bagi setiap orang.
Tapi, daripada pusing menyusun berbagai macam kriteria, mengapa tidak kita tanya saja anak-anak tentang guru yang baik menurut mereka? EENET Asia menurunkan sebuah laporan tentang guru ideal dalam pandangan anak-anak di China dan Pakistan, tetapi agaknya berlaku pula universal.
Simaklah beberapa komentar anak-anak di China.
Ibu guru Gao seperti ibu bagiku. Dia mendengar semua masalah dan keluh kesah kami serta membantu kami menyelesaikan masalah.
Guru Shan selalu melucu dalam kelas menulis kami dan membuat kami sangat tertarik dalam pelajaran itu. Tanpa saya sadari, saya jadi sangat suka menulis dan secara bertahap, saya mempelajari beberapa trik untuk menulis dengan baik.
Dia memperlakukan tiap siswa dengan setara. Dalam kebaikan hatinya, dia tidak pernah memihak. Sebagai murid, ini adalah hal yang paling berharga tentang guru… Dalam kelas guru Chen, kami merasa santai dan hidup (bersemangat). Dia selalu “tanpa sengaja” mengajukan pertanyaan atau membuat kesalahan agar kami dapat membetulkannya. Jika kami mengatakan sesuatu yang salah, tidak menyalahkan kami. Dia bahkan akan berkata sambil tersenyum: “Kesalahan Bagus! Kesalahan membantu kami menemukan masalah-masalah”. Tidak seberapa lama kemudian, bahkan siswa yang paling pemalu mau mengangkat tangan dan menjawab pertanyaannya.
Anak-anak di Pakistan berpendapat tentang guru yang baik:
Guru kami tahu nama tiap anak.
Dia menjelaskan pelajaran di papan tulis. Jika seseorang tidak paham, dia akan mendudukan anak itu disebelahnya dan menjelaskan lagi pelajaran itu.
Dia menghormati anak-anak, dia selalu memanggil mereka ‘aap’. (aap adalah bentuk sopan ‘kamu’ di Pakistan)
Guru kami selalu memperhatikan tiap anak ketika mengajar.
Paragraf terakhir pada tulisan tersebut agaknya mengena dan menggambarkan secara jelas bagaimana seharusnya seorang guru ideal:
Guru yang baik pada dasarnya adalah manusia yang baik. Mereka memiliki kepribadian penyayang, baik, hangat, sabar, tegas, luwes dalam perilaku, bekerja keras, serta berkomitmen pada pekerjaan mereka. Pusat perhatian mereka bukanlah pada buku teks atau kurikulum, tetapi pada anak! Mereka sangat menyadari beragamnya cara anak-anak belajar, perbedaan antar anak-anak dan pentingnya metode beragam untuk mendorong siswa mampu belajar. Anak-anak yang belajar dengan guru semacam itu tidak perlu lagi mengeluarkan uang tambahan untuk mengikuti les sepulang sekolah.
Sumber: http://enon.wordpress.com/2007/04/04/cara-mengajar-yang-baik/
Langganan:
Postingan (Atom)










